Pembagian waqof dilihat dari pemakaiannya
Pemakaian waqof ada 4 macam, yaitu ;
1. Waqof Ikhtibariy (اختباري),
yaitu untuk menguji atau mengajar murid-murid, dimana sewaktu-waktu harus berhenti untuk menanyakan suatu bacaan atau menjelaskan.
2. Waqof Intidhoriy (انتظاري),
yaitu jam’ul qiroah (mengumpulkan maca-macam dan sebab berbeda-bedanya riwayat) biasanya digunakan para santri yang sedang mengkaji qiroah sab’ah.
3. Waqof Idhthiroriy (اضطراري),
yaitu waqof sebab terpaksa, seperti ; waqof karena kehabisan nafas, terkejut, bersin atau karena lemah di dalam membaca.
4. Waqof Ikhtiyariy (اختياري),
yaitu waqof yang memang disengaja tanpa adanya sebab-sebab sebagaimana yang tiga tersebut di atas.
Kemudian waqof ikhtiyariy inilah yang oleh ulama dibagi menjadi empat tingkatan. Hal ini didasarkan kepada makna dan kalamnya. Umpamanya membaca fi’il setelah fa’ilnya, membaca mubtadak setelah membaca khobarnya, membaca syarat setelah masyrutnya dan seterusnya.














