<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PANDUAN BELAJAR ILMU TAJWID</title>
	<atom:link href="http://tajwid.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tajwid.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar al-Quran dan yang mengajarkannya&#34; (HR. Bukhori - Muslim)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jun 2011 14:24:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tajwid.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PANDUAN BELAJAR ILMU TAJWID</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tajwid.wordpress.com/osd.xml" title="PANDUAN BELAJAR ILMU TAJWID" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tajwid.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SEAL ANTI BOCOR REGULATOR</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/27/seal-anti-bocor-regulator/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/27/seal-anti-bocor-regulator/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 May 2011 02:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; SEAL SAFETY REGULATOR&#8221; Seringkali pada saat kita ganti tabung gas dan memasang regulator, terdengar suara mendesis (ngeses) pada sekitar regulator disertai bau gas. Hati &#8211; hati!. Itu adalah tanda gas LPG yang bocor. Bagi anda yang memahami kasus ini, tidak masalah. Tapi, bagi yang awam, seringkali indikator ini diabaikan dan akhirnya dapat menyebabkan ledakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=383&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">&#8221; SEAL SAFETY REGULATOR&#8221;</span></em></strong></p>
<p>Seringkali pada saat kita ganti tabung gas dan memasang regulator, terdengar suara mendesis (ngeses) pada sekitar regulator disertai bau gas.</p>
<p>Hati &#8211; hati!. Itu adalah tanda gas LPG yang bocor.</p>
<p>Bagi anda yang memahami kasus ini, tidak masalah. Tapi, bagi yang awam, seringkali indikator ini diabaikan dan akhirnya dapat menyebabkan ledakan gas LPG / kebakaran. Atau jika tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, satu kerugian yang pasti dialami adalah gas LPG menjadi cepat habis / boros.<br />
Gas &#8220;ngeses&#8221; / bocor sebenarnya mudah diatasi, permasalahannya</p>
<ol>
<li>Seringkali kita tidak punya persediaan karet seal tabung yang baru</li>
<li>Repot dalam mengganti karet seal tabung</li>
<li>Seringkali sudah ganti karet seal tabung baru tapi tabung tetap &#8220;ngeses&#8221; / bocor</li>
</ol>
<p>Jengkel bukan jika kita mengalami keadaan seperti itu?&#8230;<br />
Tidak perlu panik!. Dengan mengetahui dari mana gas LPG biasanya bocor keluar, kita bisa mengambil tindakan yang tepat.Mengapa tabung gas bisa &#8220;ngeses&#8221; / bocor?&#8230;</p>
<p>Ada satu komponen penting dalam tabung gas yang disebut karet seal tabung, yang terletak di dalam mulut (knop) tabung gas. Karet seal inilah satu &#8211; satunya penahan kebocoran gas yang bersumber langsung dari tabung gas. Sayangnya, karet seal tabung hampir tidak pernah diganti dengan yang baru oleh petugas depot isi ulang gas. Di samping itu, karet seal tabung yang baru juga tidak menjamin gas LPG bebas bocor pada saat regulator dipasang.</p>
<p>Beberapa sebabnya adalah sbb :</p>
<ol>
<li>Banyak beredar karet seal tabung palsu yang terbuat dari campuran karet dan plastik, yang cepat kaku / rusak jika terkena gas LPG.</li>
<li>Akibat pengadaan massal dan diproduksi oleh banyak produsen, tabung gas khususnya tabung gas 3 Kg ada perbedaan dalam ketebalan mulut (knop) tabung. Seringkali karet seal yang bagus bocor pada tabung A tapi bisa rapat pada tabung B.</li>
</ol>
<p>Adalah percuma Anda memiliki Regulator, Selang, dan Kompor yang berharga jutaan Rupiah dengan segala fasilitas keamanannya jika kebocoran disebabkan oleh karet seal tabung yang sobek / rusak / kaku (99% kebocoran berasal dari sini). Hal ini karena gas LPG yang bocor tidak keluar melalui saluran regulator, selang, atau kompor, tapi melalui sambungan / celah antara regulator dan mulut (knop) atas tabung gas.<br />
Celah antara bagian dalam mulut regulator dan bagian atas knop (mulut) tabung gas inilah SATU &#8211; SATUNYA titik dalam instalasi kompor gas yang tidak ada pengamannya jika kebocoran disebabkan oleh karet seal tabung yang rusak.</p>
<p>Sekarang banyak beredar catok atau klem regulator dengan harga cukup mahal.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah catok atau klem regulator akan mencegah kebocoran gas?&#8230;</p>
<p>Dari penjelasan saya tentang &#8220;celah tanpa pengaman&#8221; di atas, saya yakin Anda dapat menjawab sendiri pertanyaan ini. Dari fungsi catok regulator itu sendiri juga sudah jelas bahwa catok tersebut berguna untuk &#8220;menekan dan memegang&#8221; regulator agar tidak goyang.</p>
<p>Memang penekanan terhadap regulator akan mengakibatkan tekanan regulator pada karet seal tabung menjadi lebih kuat. Tapi penekanan berlebihan pada karet seal tabung justru dapat berakibat fatal, yaitu menyebabkan karet seal tabung menjadi sobek / pecah. Apakah catok regulator akan menahan kebocoran gas yang terjadi?&#8230;Sekali lagi dari penjelasan saya tentang &#8220;celah tanpa pengaman&#8221;, saya yakin Anda juga dapat menjawab sendiri pertanyaan ini.</p>
<p>Lalu, bagaimana solusi terbaik mengatasi masalah &#8220;ngeses&#8221; / bocor gas LPG?&#8230;<br />
Solusi terbaik adalah dengan menutup / meng-isolasi celah antara regulator dan mulut atas tabung gas.</p>
<p><strong>Bagaimana caranya?&#8230;</strong></p>
<p><strong>Gunakan karet seal yang dirancang dengan bahan, ketebalan dan bentuk khusus.</strong></p>
<p><a href="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/seal3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-384" title="SEAL" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/seal3.jpg?w=320&#038;h=226" alt="" width="320" height="226" /></a></p>
<p>FUNGSI KLEP REGULATOR INI AGAR MENGHINDARI KEBOCORAN GAS LPG YANG SERING DI SEBABKAN KARENA RUSAKNYA SIL PADA TABUNG.<br />
Hasil uji coba yang saya lakukan :</p>
<ol>
<li>Saya gunakan karet seal tabung rusak. Regulator saya pasang tanpa karet seal regulator. Hasilnya : Ngeses / Bocor</li>
<li>Regulator saya pasangi karet seal regulator. Hasil : Kebocoran hilang</li>
<li>Yang paling ekstrem (tidak saya sarankan untuk pemakaian sesungguhnya), saya pasang karet seal regulator tapi saya lepas karet seal tabung. Hasil : Tidak bocor!</li>
</ol>
<p>FUNGSI :</p>
<ol>
<li>MENCEGAH KEBOCORAN GAS ANTARA REGULATOR DAN VALVE TABUNG LPG</li>
<li>SEBAGAI SAFETY BACK UP JIKA SILL TABUNG PADA VALVE RUSAK</li>
<li>MEMBUAT SEMAKIN RAPAT DAN ANTI BOCOR ANTAR REGULATOR DAN VALVE TABUNG GAS</li>
<li>WALAUPUN SILL TABUNG LPG RUSAK, DENGAN ADANYA NYA KLEP INI MEMBUAT REGULATOR MASIH TERPASANG DENGAN RAPAT dan Tentunya Gas LPG anda menjadi lebih hemat</li>
</ol>
<p>CARA KERJA:</p>
<p><a href="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/diagram.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-385" title="Diagram" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/diagram.jpg?w=230&#038;h=320" alt="" width="230" height="320" /></a></p>
<p><strong>Kesimpulan : </strong>Meskipun solusi sederhana dan murah, karet seal regulator efektif mencegah kebocoran gas langsung pada sumbernya. Pemasangan karet seal regulator akan meminimalkan musibah yang disebabkan oleh kebocoran gas LPG akibat kecerobohan manusia (human error).</p>
<p><strong>CARA PASANGNYA:</strong></p>
<p><a href="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/img0105a.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-386" title="IMG0105A" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/img0105a.jpg?w=320&#038;h=240" alt="" width="320" height="240" /></a></p>
<p><strong>HARGA RETAIL</strong></p>
<p>RP 4500/PCS HARGA DI PASARAN MENCAPAI RP. 10.000/PCS BISA DI CEK SAJA<br />
<strong>HARGA GROSIR </strong><br />
<strong>HANYA Rp 2.000,- FOR 100 PCS</strong></p>
<p><strong>Silahakan hitung sendiri keuntungan anda bila mengedarkan produk ini&#8230;pembelian diatas 1000pcs ada harga lebih special.</strong></p>
<p>Pemesanan, Hubungi :</p>
<p>ILHAM AGUS SUGIANTO</p>
<p>eMail : ilhamas2011@yahoo.co.id</p>
<p>Facebook: Goes Ilham</p>
<p>Hp.: 08283397690</p>
<p><strong><strong>Rekening :</strong></strong></p>
<p>BCA : 1130864828</p>
<p>BRI Syari’ah : 1001752967</p>
<p>BANK MUAMALAT : 0131380206</p>
<p>an. : ILHAM AGUS SUGIANTO</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=383&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/27/seal-anti-bocor-regulator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/seal3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SEAL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/diagram.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Diagram</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/05/img0105a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG0105A</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Dhuha = Ekspresi Terima Kasih</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/shalat-dhuha-ekspresi-tterima-kasih/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/shalat-dhuha-ekspresi-tterima-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 22:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[[Jikamenghendaki file PDF, bisa mendownload di Menu DOWNLOAD eBook] Shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah Swt. Menyesal jika kita meninggalkannya Shalat merupakan kunci diterima atau ditolaknya keseluruhan ibadah yang telah dilakukan seorang mukmin. Dalam sebuah hadits diterangkan bahwa yang pertama dihisab oleh Allah Swt. dari amal seorang hamba pada hari kiamat adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=373&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><strong>[Jikamenghendaki file PDF, bisa mendownload di Menu DOWNLOAD eBook]</strong></span></p>
<p>Shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah Swt. Menyesal jika kita meninggalkannya</p>
<p>Shalat merupakan kunci diterima atau ditolaknya keseluruhan ibadah yang telah dilakukan seorang mukmin. Dalam sebuah hadits diterangkan bahwa yang pertama dihisab oleh Allah Swt. dari amal seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya.</p>
<p>Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Sebaiknya, jika shalatnya rusak, maka seluruh amalnya juga akan turut rusak. Karenanya, shalat yang kita kerjakan harus benar-benar terjaga kesempurnaannya. Salah satu cara menyempurnakan shalat wajib adalah dengan melaksanakan shalat sunat.</p>
<p>Banyak sekali pilihan shalat sunat yang dapat kita kerjakan untuk menyempurnakan pahala shalat wajib yang telah kita kerjakan. Sebut saja shalat sunat rawatib yang biasa kita kerjakan sebelum dan setelah mengerjakan shalat lima waktu. Selain shalat sunat rawatib, kita juga mengenal banyak sekali jenis shalat sunat di antaranya adalah Tahiyatul Masjid, Syukrul Wudhu, Tahajud, Witir, serta Dhuha.</p>
<p>Yang disebutkan terakhir kerap terlupakan karena meski kita tahu fadhilahnya tapi karena waktu pelaksanaannya bertepatan dengan dimulainya aktivitas harian, maka shalat Dhuha sering tidak dikerjakan.</p>
<p>Ya, shalat Dhuha ialah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik, yaitu kira-kira setinggi lebih kurang 7 (tujuh) hasta atau sekitar setinggi satu tombak, antara pukul 07.00 pagi sampai dengan masuk waktu Dzuhur (sekitar pukul 11.00 siang).</p>
<p>Shalat Dhuha hukumnya sunat muakad (sangat dianjurkan dan mendekati wajib) karena Rasulullah senantiasa mengerjakannya dan berpesan kepada para sahabat untuk mengerjakannya juga. Shalat Dhuha juga merupakan wasiat Rasul kepada umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits.</p>
<p>“Abu Hurairah r.a. menceritakan, ‘Kekasihku Rasulullah Saw. memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia: shaum tiga hari dalam sebulan, dua rakaat shalat Dhuha, dan hanya tidur setelah melakukan shalat Witir” (H.R. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Tentu saja, Rasulullah Saw. tidak akan mengistimewakan shalat Dhuha tanpa alasan. Berikut beberapa fadhilah atau keutamaan shalat Dhuha yang menjadikannya begitu istimewa di mata Rasullah Saw.</p>
<p>Pertama, shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah Swt. atas nikmat sehat bugarnya setiap sendi dalam tubuh kita. Menurut Rasulullah Saw., setiap sendi dalam tubuh kita yang jumlahnya 360 ruas setiap harinya harus diberi sedekah sebagai makanannya.</p>
<p>“Pada setiap manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangkutan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya.” Lalu, para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah Saw., siapa yang sanggup melakukannya?” Rasulullah Saw. menjelaskan, “Membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan orang) dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka shalat Dhuha dua rakaat dapat menggantikannya.” (H.R. Ahmad dan Abu Daud)</p>
<p>Kedua, shalat Dhuha merupakan wahana pengharapan kita akan rahmat dan nikmat Allah Swt. sepanjang hari yang akan dilalui, entah berupa nikmat fisik maupun materi. Rasulullah Saw. bersabda,</p>
<p>“Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan shalat empat rakaat pada pagi hari, yaitu shalat Dhuha, niscaya nanti akan Kucukupi kebutuhanmu hingga sore harinya.” (H.R. Al-Hakim dan At-Tabrani)</p>
<p>Lebih dari itu, momen shalat Dhuha merupakan saat kita mengisi kembali semangat hidup baru. Kita berharap semoga hari yang akan kita lalui menjadi hari yang lebih baik dari hari kemarin. Di sinilah ruang kita menanam optimisme hidup. Kita tidak sendiri menjalani hidup ini. Ada Sang Maha Rahman yang senantiasa akan menemani kita dalam menjalani hidup sehari-hari.</p>
<p>Ketiga, shalat Dhuha sebagai pelindung untuk menangkal siksa api neraka di hari pembalasan (kiamat) nanti.</p>
<p>Hal ini ditegaskan Nabi Saw. dalam haditsnya, “Barangsiapa melakukan shalat Fajar, kemudian ia tetap duduk di tempat shalatnya sambil berdzikir hingga matahari terbit dan kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah Swt. akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh atau membakar tubuhnya.” (H.R. Al-Baihaqi)</p>
<p>Keempat, bagi orang yang merutinkan shalat Dhuha, niscaya Allah mengganjarnya dengan balasan surga.</p>
<p>Rasulullah Saw. bersabda, “Di dalam surga terdapat pintu yang bernama Bab Adh-Dhuha (Pintu Dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada yang akan memanggil, ‘Dimana orang yang senantiasa mengerjakan shalat Dhuha? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.’” (H.R. At-Tabrani)</p>
<p>Kelima, pahala shalat Dhuha setara dengan pahala ibadah haji dan umrah. “Dari Abu Umamah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ‘Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah.’” (Shahih Al-Targhib: 673).</p>
<p>Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa, “Nabi Saw. bersabda, ‘Barangsiapa yang mengerjakan shalat Fajar (Shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.’” (Shahih Al-Jami: 6346)</p>
<p>Keenam, tercukupinya kebutuhan hidup. Orang yang gemar melaksanakan shalat Dhuha ikhlas karena Allah akan tercukupi rezekinya. Hal ini dijelaskan Rasulullah Saw. dalam hadits qudsi dari Abu Darda. Firman-Nya, “Wahai Anak Adam, rukuklah (shalatlah) karena aku pada awal siang (shalat Dhuha) empat rakaat, maka aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari.” (H.R. Tirmidzi)</p>
<p>Ketujuh, memperoleh ghanimah (keuntungan) yang besar.</p>
<p>Dikisahkan, Rasulullah mengutus pasukan muslim berperang melawan musuh Allah. Atas kehendak Allah, peperangan pun dimenangkan dan pasukan tersebut mendapat harta rampasan yang berlimpah. Orang-orang pun ramai membicarakan singkatnya peperangan yang dimenangkan dan banyaknya harta rampasan perang yang diperoleh.</p>
<p>Kemudian Rasulullah Saw. menjelaskan bahwa ada yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya memperoleh kemenangan dan harta rampasan yang banyak yaitu shalat Dhuha. “Dari Abdullah bin Amr bin Ash ia berkata, Rasulullah Saw. mengirim pasukan perang. Lalu, pasukan itu mendapat harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembali (dari medan perang).</p>
<p>Orang-orang pun (ramai) memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka. Maka, Rasulullah Saw. bersabda, ‘Maukah aku tunjukan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat dari selesai perangnya, lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan cepatnya kembali (dari medan perang)? (Yaitu) orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk mengerjakan shalat sunat Dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.’” (H.R. Ahmad)</p>
<p>Menilik banyaknya fadhilah di atas, cukup beralasan kiranya bila Nabi Saw. menghimbau umatnya untuk senantiasa membiasakan diri melaksanakan shalat Dhuha. Dengan mengetahui fadhilah-fadhilah tersebut, diharapkan kita lebih termotivasi untuk beristiqamah melaksanakan shalat Dhuha agar tercapai tujuan bahagia dunia dan akhirat. Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/373/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=373&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/shalat-dhuha-ekspresi-tterima-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tafsir Surah Al-Ikhlash</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/tafsir-surah-al-ikhlash/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/tafsir-surah-al-ikhlash/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 06:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[KAJIAN TAFSIR AL-QURAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[[ Jika menghendaki file PDF, silahkan download di menu DOWNLOAD eBook ] Surah al-Ikhlash merupakan surah yang ke-112 di dalam mushhaf al-Quran al-Karim. Sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadits shahih, surat pendek ini menyamai sepertiga al-Quran. Hal ini tidak aneh jika kita tinjau dari segi kandungannya. Tema utama surah ini adalah tentang hal yang paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=367&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="color:#0000ff;">[ Jika menghendaki file PDF, silahkan download di menu DOWNLOAD eBook ]</span></strong></p>
<p>Surah al-Ikhlash merupakan surah yang ke-112 di dalam mushhaf al-Quran al-Karim. Sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadits shahih, surat pendek ini menyamai sepertiga al-Quran. Hal ini tidak aneh jika kita tinjau dari segi kandungannya. Tema utama surah ini adalah tentang hal yang paling prinsipil dalam Islam, yakni tauhid. <em>Al-Ikhlash</em> sendiri, yang menjadi nama bagi surat yang mulia ini, berarti keikhlasan hati dalam memurnikan tauhid kepada Allah <em>subhaanahuu wa ta’aalaa. </em>Sementara tema tauhid merupakan sepertiga kandungan Al-Qur’an, dimana kandungan Al-Qur’an itu secara umum mencakup tiga perkara : tauhid (aqidah), syariah (hukum-hukum), dan akhlaq.</p>
<p>Selanjutnya, mengkaji tentang sebab turunnya surah al-Ikhlas ini, diriwayatkan dari ‘Ubay bin Ka’ab bahwa kaum musyrikin berkata kepada Nabi Muhammad <em>shallallaahu ‘alaihi wasallam</em>,</p>
<p>“Wahai Muhammad, sebutkan kepada kami nasab tuhanmu”.</p>
<p>Maka Allah pun menurunkan <em>Qul huwallahu ahad</em> (dan seterusnya sampai akhir surah al-Ikhlas) (HR Ahmad dan Tirmidzi).</p>
<p>Adapun keutamaan surat ini antara lain tergambar dalam beberapa riwayat, diantaranya sebagai berikut :</p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">Pertama</span></em></strong><em><span style="text-decoration:underline;">,</span></em> dari Aisyah <em>radhiyall</em><em>aahu ‘anha</em><em>a</em>, bahwa Nabi Muhammad <em>shallall</em><em>aahu ‘alaihi wasallam </em>mengutus seseorang untuk menjadi komandan dalam sebuah ekspedisi perang. Setiap kali sang komandan tersebut menjadi imam sholat, dia menutup bacaannya dengan <em>Qul huwall</em><em>aahu ahad</em> (QS. al-Ikhlash). Ketika kembali, para sahabat yang menyertainya menyampaikan hal tersebut kepada Nabi Muhammad <em>shallal</em><em>alahu ‘alaihi wasallam. </em>Maka Nabi bersabda :</p>
<p><strong><em>“Tanyakan kepadanya mengapa ia melakukan hal itu</em></strong><strong><em> !” </em></strong><strong><em></em></strong></p>
<p>Dan ketika hal itu ditanyakan, ia menjawab : “Surat ini (berisi) sifat-sifat <em>Ar-Rahman</em> (Allah Yang Maha Pengasih) dan aku suka membacanya”.</p>
<p>Lalu Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda : <strong><em>“</em></strong><strong><em>Beritahukan kepadanya bahwa Allah </em></strong><strong><em>Ta’aalaa mencintainya”. (HR Bukhari, Muslim, dan Nasai)</em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">Kedua,</span></em></strong> dalam riwayat Anas <em>radhiyallaahu ‘anhu</em>, diceritakan juga kisah serupa dimana seorang sahabat Anshar, ketika menjadi imam, senantiasa membuka bacaannya dalam sholat dengan surah al-Ikhlash lalu mengikutinya dengan surat yang lain. Ketika hal itu ditanyakan kepadanya, dia menjawab, “Karena aku mencintai surat ini”.</p>
<p>Maka Nabi pun bersabda : <strong><em>“</em></strong><strong><em>Kecintaanmu kepada sura</em></strong><strong><em>h tersebut telah memasukkanmu ke</em></strong><strong><em> dalam Surga” (HR Bukhari)</em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">Ketiga,</span></em></strong> dari Abu Sa’id Al-Khudri <em>radhiyall</em><em>aahu ‘anhu, </em>bahwa seseorang mendengar sahabatnya membaca berulang-ulang surah al-Ikhlash (dalam sholat malam). Maka ia pun menyampaikan hal itu kepada Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> dengan seolah-olah meremehkan yang demikian itu.</p>
<p>Maka Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> pun bersabda : “<strong><em>Demi Dzat yang diriku berada di tangan-Nya, sesungguhnya surat itu menyamai sepertiga Al-Qur’an” (HR Bukhari).</em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">Keempat,</span></em></strong> dalam riwayat lain dari Abu Sa’id Al-Khudri <em>radhiyalalahu ‘anhu</em>, Rasulullah Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam </em>bersabda kepada para sahabat :</p>
<p><strong><em>“Tidakkah salah seorang dari kalian mampu membaca sepertiga Al-Qur’an dalam satu malam?” </em></strong></p>
<p>Maka hal itu pun terasa berat bagi mereka, sehingga mereka berkata, “<em>Siapa yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah?”</em></p>
<p>Maka Rasulullah Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> pun menjawab bahwa <strong><em>“surah al-Ikhlash menyamai sepertiga Al-Qur’an” </em></strong>(HR Bukhari).</p>
<p>Dan <strong><em><span style="text-decoration:underline;">Kelima,</span></em></strong> dalam hadits riwayat Aisyah<em> radhiyallaahu ‘anhaa</em> , bahwasanya jika Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersiap untuk tidur setiap malam, maka beliau mempertemukan kedua telapak tangannya dan meniup pada keduanya seraya membaca surah al-Ikhlash, surah al-Falaq, dan surah An-Naas lalu mengusapkannya ke seluruh bagian badannya dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan badan beliau. Dan beliau mengulang yang demikian itu tiga kali (HR. Bukhari dan Ashabus Sunan).</p>
<p>Inti dari kandungan surah al-Ikhlash terdapat dalam ayat pertama yang menegaskan tentang kesaan Allah <em>Ta’a</em><em>ala</em><em>a</em>, sementara ayat-ayat berikutnya merupakan penjelasan yang menegaskan makna ayat pertama tersebut. Jadi, Allah adalah Maha Esa dalam <em>rububiyah, uluhiyah</em>, <em>asma’</em><em> dan shifat</em>-Nya. Jika kata <em>wahid</em> (satu) memungkinkan adanya yang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya, maka tidak demikian halnya dengan kata <em>ahad </em>(maha esa) yang berarti hanya satu tanpa ada yang lainnya. Oleh karena itulah, surat ini disebut dengan <em>sura</em><em>h </em><em>al-Ikhlash (Surat At-Tauhid wa At-Tanzih)</em> yang berintikan pemurnian tauhid kepada Allah <em>Ta’aalaa</em> dengan cara menyucikan Dzat, Nama, dan Sifat-Nya dari segala makna kekurangan, kelemahan, cacat, keserupaan dengan makhluq dan segala bentuk penyekutuan (syirik).</p>
<p>Ayat kedua merupakan penjelasan atas ayat pertama dalam hal keesaan Allah <em>Ta’a</em><em>al</em><em>aa</em>, yang menegaskan bahwa Allah itu Maha Sempurna dalam Dzat dan Sifat-sifat-Nya, sehingga sama sekali tidak membutuhkan kepada yang lain, tetapi justru segenap yang lainnya mesti butuh dan bersandar kepada-Nya dalam segenap keperluannya.</p>
<p>Ayat ketiga, disamping berisikan penegasan tentang keesaan dan kemahasempurnaan Allah, dan penafian segenap kelemahan serta cacat dari Sifat-sifat-Nya, juga merupakan bantahan telak terhadap semua orang yang menyekutukan Allah <em>Ta’a</em><em>al</em><em>aa</em> dengan menjadikan bagi-Nya anak, yakni orang-orang Yahudi yang mengatakan bahwa Uzair adalah anak Allah, orang-orang Nasrani yang mengatakan bahwa Isa adalah anak Allah (QS. At-Taubah : 30), dan juga orang-orang musyrik Arab yang mengatakan bahwa para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah (QS. An-Nahl : 57).</p>
<p>Ayat terakhir menegaskan salah satu konsekuensi dari makna tauhid, yakni penafian segenap bentuk penyekutuan dan penyerupaan terhadap Allah sekaligus bantahan terhadap semua orang yang menyekutukan Allah (<em>musyrikin</em>) dan yang menyerupakan Allah dengan makhluq-Nya (<em>musyabbihin</em>). Penafian dan bantahan serupa juga terdapat dalam banyak ayat yang lain, antara lain</p>
<p>Firman Allah (yang artinya) : <strong><em>“</em></strong><strong><em>Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”</em></strong> <strong>(QS Asy-Syura : 11).</strong></p>
<p>Ayat ini juga merupakan bantahan terhadap semua orang yang menafikan sifat-sifat Allah (<em>mu’aththilin</em>).</p>
<p>Demikianlah, surat Al-Ikhlash ini meskipun pendek tetapi memuat intisari dari risalah Rasulullah <em>shallall</em><em>aahu ‘alaihi wasallam</em> bahkan seluruh nabi dan rasul <em>‘alaihimussalam</em>, yakni tauhid.</p>
<p><strong><em>Wallaahu A’lam Bishshowaab, semoga bermanfaat !</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/367/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=367&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/05/22/tafsir-surah-al-ikhlash/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POLIGAMI HARAM ! NIKAH ALA NABI IS OK ?</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/04/13/poligami-haram-nikah-ala-nabi-is-ok/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/04/13/poligami-haram-nikah-ala-nabi-is-ok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 00:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat Sukses, semoga Allah SWT senantiasa menjaga ketenangan dan ketentraman keluarga kita semua, amin Sahabat, untuk judul catatan spiritual kali ini, kami mohon maaf kalau terdapat banyak bahasa vulgar dan nakal, untuk menghindari kesalahpahaman, insya Allah. Sahabat Poligami makin heboh dan controversial karena banyak dilakukan oleh tokoh-tokoh yang seharusnya jadi panutan ummat, namun naifnya 100% [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=299&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat Sukses, semoga Allah SWT senantiasa menjaga ketenangan dan ketentraman keluarga kita semua, amin</p>
<p>Sahabat, untuk judul catatan spiritual kali ini, kami mohon maaf kalau terdapat banyak bahasa vulgar dan nakal, untuk menghindari kesalahpahaman, insya Allah.</p>
<p>Sahabat Poligami makin heboh dan controversial karena banyak dilakukan oleh tokoh-tokoh yang seharusnya jadi panutan ummat, namun naifnya 100% gagal dan berantakan karena mereka hanya melihat Nabi SAW istrinya banyak, tetapi tidak mampu memahami dan melihat secara jernih mengapa dan bagaimana Nabi Muhammad SAW nikah dan nikah lagi !</p>
<p>Di sebuah Musholla perkantoran Ustadz Jamal memberikan tausiah singkat selepas sholat Dhuhur berjamaa’ah, tiba-tiba Ustadz Jamal berfatwa “ Para Jama’ah sekalian haram hukumnya menikahi wanita sekantor “, para jama’ahpun terbengong-bengong, salah satunya pak Jamil langsung protes “ Ustadz, dari mana dalilnya, masalahnya istri saya itu wanita sekantor dengan saya ?! “. “ Gak usah pakai dalil, gak usah mendebat, itu sudah jelas-jelas pasti haramnya ! “, tegas Ustadz Jamal. “ wah, gak boleh begitu ustadz, kita ini orang-orang intelek, tapi okelah ustadz, tolong diberi penjelasannya saja gimana ? “ rayu pak Jamil. “ Bagini para Jama’ah sekalaian, kita ini nikah dengan satu wanita saja sudah capek bin repot apalagi kalau kita nikahin wanita sekantor, wanita sekantor itu tidak sedikit, buaaaaanyak ! “, ha ha ha, gimana ? jelas kan!.</p>
<p>Sahabat, apa sih poligami ? konon itu kata dari Yunani, Poly = banyak dan Gamos = kawin, artinya seseorang yang mengawini lawan jenisnya lebih dari satu untuk pemuasan nafsu dan aktualisasi kekuasaan atau kekayaan mereka, di Negara manapun budaya poligami telah ada sejak dahulu, dan banyak dilakukan oleh para penguasa dan konglomerat saat itu, para Raja dahulu mempunyai selir yang tidak sedikit.</p>
<p>Sekarang tidak sedikit Para penguasa dan konglomerat baik laki-laki maupun perempuan yang mengawini lawan jenisnya lebih dari satu baik secara legal maupun illegal untuk pemuasan nafsunya karena memiliki kekuasaan atau kekayaan yang lebih. Berapa banyak para penguasa, pengusaha, selebritis bahkan ustadz, baik laki-laki maupun perempuan karena kekuasannya, ketenarannya dan kekayaannya, mereka kawin diam-diam kemudian terang-terangan karena ketahuan media padahal dia sudah punya istri atau suami. Inilah poligami yang sebenarnya !!!, jadi apanya yang halal ? maka siapapun kita yang berusaha poligami maka tunggulah kehancuran bisnis, karir dan keluarga kita. Contohnya ? buaaaaanyak !!!</p>
<p>Nah, sekarang kita lihat Rosulullah Muhammad SAW, diusianya yang 25 tahun beliau dilamar oleh wanita janda tua kaya raya Khadijah, Khadijah yang sudah berusia 40 th terpikat oleh kesederhanaan, kejujuran dan kegigihan Muhammad SAW dalam mewujudkan misi dan visi hidupnya. Muhammad SAW pun menerimanya dengan sepenuh hati, maka terjalinlah hubungan pernikahan dan sinergi potensi yang indah sampai akhir hayat Khadijah, saking cintanya Rosulullah Muhammad SAW tidak pernah menihkah lagi selama Khadijah mendampingi hidupnya, apa sih keistimewaan Khadijah padahal dia janda dan sudah tua ?</p>
<p>Inilah komentar Muhammad Rosulullah SAW tentang Khadijah : “ Allah tidak pernah memberiku pengganti yang lebih baik daripada Khadijah, Ia beriman kepadaku ketika semua orang ingkar, Ia yang mempercayaiku ketika semua orang mendustakanku, Ia yang memberiku harta ketika semua orang enggan memberi, dan darinya Allah memberiku keturunan, sesuatu yang tidak Dia anugerahkan kepadaku dari istri-istriku yang lain “ ( HR.Ahmad )</p>
<p>Jadi jika kita ingin suami kita tidak menikah lagi selama hidup bersamanya, jadilah sosok wanita seperti Khadijah yang sangat memahami dan memberikan totalitas daya dukung untuk bersama mewujudkan perjuangan misi dan visi hidup sang suami, demikian juga para suami jika istri kita sudah menjadi sosok yang menghapiri Khadijah jangan coba-coba mencari cari wanita lain, dijamin Anda akan hancur dan kandas misi dan visi hidup Anda. Sampai disini jelas Muhammad SAW bukan seorang Poligamer ! ok.</p>
<p>Sepeninggal Khadijah Rosulullah SAW menikah dengan Saudah binti Zam’ah seorang janda tua berkulit hitam legam sehingga sering dipanggil Saudah Ummul Aswad, adalah seorang wanita yang hanya menginginkan Sorga dan keridhaan Rosulullah SAW daripada kesenanga pribadi, selama hidup bersama Rosulullah, beliau selalu berusaha menghibur, membahagiakan, menyemangati dengan banyak bercerita tentang kenangan-kenangan indah pada masa hijrah, berdiskusi dan menimba ilmu dari Rosulullah SAW, Saudah sangat tahu diri bahwa dirinya tidak akan mampu mengisi kekosongan hati Rosulullah sebagaimana Khadijah mengisi relung hati beliau. Bersama Saudah Rosulullah SAW tidak dikarunia anak. Ok sampai disini adakah Rosulullah menikahi saudah janda tua hitam legam karena nafsu syahwatnya karena ditinggal Khadijah ?</p>
<p>3 tahun kemudia Rosulullah SAW menikahi seorang gadis belia Aisyah yang masih berusia 6 tahun dengan restu yang tulus dari Saudah, pernikahan beliau dengan Aisyah bukan didasari keinginan nafsu, tapi sebuah PERINTAH dari Allah SWT melalui Malaikat yang ditemuinya dalam mimpi yang benar.</p>
<p>Saat itu Rosulullah SAW bermimpi didatangi oleh Malaikat yang membawa secarik kain sutra, lalu Rosulullah SAW bertanya “ kain apakah itu ? “, Malaikat itupun menjawab : “ Inilah istrimu “. Maka beliupun membuka secarik kain tersebut dan ternyata ada gambar Aisyah tercetak diatasnya, kejadian ini terjadi dua kali dalam mimpi beliau ( HR. Bukhori, Muslim dan Ahmad )</p>
<p>Saudah sangat bahagia ketika mendengar Rosulullah akan menikahi Aisyah, berharap ruang kosong yang ditinggalkan Khadijah dapat digantikan oleh Aisyah, Saking ridhanya saudah atas pernikahan Beliau dengan Aisyah sehingga waktu gilirnyapun diberikan kepada Aisyah, “ Ya Rosulullah aku serahkan hari gilirku bersamamu kepada Aisyah, hanya ridhamu saja yang aku inginkan agar aku tetap bisa menjadi istrimu “ kata Saudah dalam sebuah hadits Riwayat Muslim.</p>
<p>Aisyah dinikahi Rosulullah diusianya yang masih belia 6 th, tetapi tidak hidup dalam satu rumah artinya Aisyah tidak pernah tidur bersama Beliau karena waktu itu Beliau BELUM MEMPUNYAI MAHAR yang bisa diberikan kepada Aisyah, sampai Aisyah berusia 9 tahun baru mereka hidup satu rumah. Mengapa Rosulullah menikahi Aisyah yang sangat belia itu, adakah untuk pamer kekuasaan dan kekayaan disini ? ataukah untuk pemuasan nafsu ?</p>
<p>Sahabat, pada saat itu tidak ada kertas dan alat tulis yang canggih seperti sekarang ada computer dan alat perekam yang canggih, pada masa itu wahyu seringkali turun dan seluruh perilaku Rosulullah harus terekam dengan baik agar dapat menjadi suri tauladan untuk generasi sesudah beliau. Rosulullah sudah cukup lanjut usianya, maka Beliau memnfaatkan kejeniusan dan Golden agenya Aisyah untuk merekam wahyu yang turun kepadanya. Aisyah adalah keturunan Kaum Quraisy yang sangat terkenal dengan kekuatan hafalan dan rekamannya terhadap setiap kejadian. Dan sangat-sangat terbukti istri Rosulullah yang paling banyak meriwayatkan Hadits adalah Aisyah.</p>
<p>Bagaimana hubungannya dengan Saudah ? Aisyah sangat menghormati, mengagumi dan menyanjungnya. Aisyah pernah berkata “ Aku tidak pernah menemukan seorang wanita yang lebih kusukai jika diriku menjadi dirinya selain Saudah binti Zam’ah, seorang wanita yang kekuatan jiwanya luar biasa “ ( HR.Muslim ). Dalan pernikahannya dengan AISYAH ini BELIAU TIDAK DIKARUNIAI ANAK</p>
<p>Ok, sampai disini adakah Rosulullah seorang Poligamer dan pemuas nafsu sexnya ? baik, baik kita lanjut ya….. tapi sebelum lanjt, alangkah baiknya jika saya tunggu komentar dari para pembaca terlebih dahulu&#8230;</p>
<p>sumber bacaan : www.rumah-yatim-indonesia.org</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=299&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/04/13/poligami-haram-nikah-ala-nabi-is-ok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terapi Gurah dan Manfaatnya</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/19/terapi-gurah-dan-manfaatnya/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/19/terapi-gurah-dan-manfaatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 07:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[TERAPI GURAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Suara emas bagi seorang pembaca al-Quran, sinden atau penyanyi adalah aset yang perlu dijaga. Salah satunya dengan terapi gurah yang bermanfaat membersihkan lendir dan kotoran di saluran napas. Terapi Gurah memang biasanya identik dengan komunitas santri, penyanyi dan sinden. Padahal khasiat gurah sangat bermanfaat bagi kesehatan semua lapisan masayarakat. Terlepas dari penelitian medis, nyatanya banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=288&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suara emas bagi seorang pembaca al-Quran, sinden atau penyanyi adalah aset yang perlu dijaga. Salah satunya dengan terapi <em>gurah</em> yang bermanfaat membersihkan lendir dan kotoran di saluran napas.</p>
<p>Terapi Gurah memang biasanya identik dengan komunitas santri, penyanyi dan sinden.  Padahal khasiat gurah sangat bermanfaat bagi kesehatan semua lapisan  masayarakat. Terlepas dari penelitian medis, nyatanya banyak orang yang  merasakan manfaat dari terapi gurah.</p>
<p>Terapi Gurah adalah cara membersihkan dan  mengeluarkan lendir yang kotor, beracun dan mengandung berbagai kuman  penyakit. Caranya dengan meneteskan ramuan khusus ke dalam  hidung. Khasiat ramuan tadi membuat semua syaraf tubuh bereaksi menekan,  mendorong dan mengeluarkan lendir kotor yang mengandung kuman penyakit  dan mengandung racun (dari : kopi, rokok, alkohol dll). Lendir akan keluar  lewat rongga hidung dan mulut. Sehingga seluruh pernafasan, pencernaan  dan darah akan bersih. Proses gurah ini tidak sakit dan hanya membutuhkan  waktu antara 2 sampai 3 jam.</p>
<p><strong>MANFAAT DAN KHASIAT GURAH</strong><br />
Membuat  suara menjadi : kuat, keras, nyaring lantang dan panjang.Sangat cocok  bagi ahli pidato, penceramah, reporter, pengkhotbah, protocol, pembawa  acara/MC, guru, dosen, dan lain-lain.</p>
<p>Menjadikan suara sangat :  merdu, bersih, halus dan empuk.Sangat cocok bagi penyanyi, artis,  qori-qoriah, qosidah, pesinden dan lain-lain.</p>
<p>Membesarkan volume  paru-paru dan membuat napas lebih panjang dan sangat cocok bagi mereka  yang menekuni olah napas tenaga dalam, yoga, meditasi, beladiri, atlit,  olahragawan, pesenam dan lain-lain.</p>
<p>Pikiran jadi jernih, cerdas, pintar dan lebih pandai.Sangat cocok bagi siswa, mahasiswa, santri dan para penuntut ilmu.</p>
<p>Penyembuhan berbagai penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara gurah :</p>
<ul>
<li>TBC, asma, sesak napas, mengguk dan penyakit paru-paru.</li>
<li>Sakit kepala, mudah pusing, stress, migrain.</li>
<li>Flu, pilek, alergi debu, hidung meler berkepanjangan.</li>
<li>Gangguan lambung, gangguan saluran pernafasan, saluran percernaan.</li>
</ul>
<p>Melarutkan lendir yang mengganggu saluran pernafasan.</p>
<p>Melarutkan lendir dan jamur serta kerak/kotoran yang menempel pada lapisan/selaput paru-paru bagain dalam dan luar.</p>
<p>Membersihkan semua kotoran-kotoran yang ada pada kandung kemih/kandung kencing.</p>
<p>Menghancurkan batu ginjal dan batu pada kantong seni/kencing.</p>
<p>Mencegah dan menyembuhkan : sesak nafas, batuk kering, batuk basah, brochitis, flek paru-paru, iritasi paru-paru.</p>
<p>Mencegah dan menyembuhkan sumbatan hidung, pholip, bengkak hidung akibat polusi udara dan bau-auan.</p>
<p>Mencegah dan menyembuhkan penyakit amandel atau tonsil.</p>
<p>Mencegah dan menetralisir tekanan darah sehingga kondisi darah menjadi normal.</p>
<p>Mencegah  dan menyembuhkan kram/kejang/stress dan stroke/kelumpuhan jasamani  akibat over dosis obat-obatan/zat kimia maupun karena daya  emosional/ambisi yang kelewat batas, epilepsi, bengong dan lain-lain.</p>
<p>Mencegah dan menyembuhkan penyakit dari gangguan sihir, kena guna-guna, kena santet dan gangguan jin.</p>
<p>MENGAPA MEMILIH GURAH?<br />
Gurah adalah  membersihkan dan mengeluarkan lendir yang kotor dari dalam tubuh dengan  cara menggunakan kekuatan batiniah disertai ramuan-ramuan khusus. Jadi  dalam meng &#8220;GURAH&#8221; tidak hanya sekedar meneteskan ramuan kedalam hidung  namun memang ada syarat atau ritual tertentu yang harus dilakukan oleh  si Pegurah, agar hasil dari gurah tersebut bisa berhasil dengan sangat  memuaskan.</p>
<p><strong><em>Berminat Gurah ? Hubungi /Klik</em> <a title="LAYANAN KONSULTASI" href="http://tajwid.wordpress.com/layanan-konsultasi/" target="_blank">LAYANAN KONSULTASI</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=288&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/19/terapi-gurah-dan-manfaatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRANSAKSI DENGAN ALLAH SWT</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/18/transaksi-dengan-allah-swt/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/18/transaksi-dengan-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2011 10:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Yatim Indonesia (RYI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Usai Jama’ah Sholat Subuh, pak Jamil mendekati Ustadz Jamal, “ Ustadz, saya seringkali ragu ketika saya bersedekah ke Yayasan-Yayasan Sosial, apa sedekah saya bisa nyampai kepada yang berhak menerima atau tidak, karena saya lihat gaya hidup para pengurus Yayasan-Yayasan social itu cukup bikin geleng kepala, makanya saya lebih suka menyerahkan langsung kepada anak-anak atau keluarga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=264&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a title="Bisnis Membangun Aset" href="http://www.unicorenetwork.com/?id=ilhamas" target="_blank"><img title="unicorenetwork" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/unicorenetwork.jpg?w=224&#038;h=124" alt="" width="224" height="124" /></a></strong><a title="Menjadi Wirausaha Online Gratis" href="http://www.ti.co.id/?mitra=ilhamas" target="_blank"><img title="wirausahaonline1" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/wirausahaonline1.jpg?w=141&#038;h=117" alt="" width="141" height="117" /></a><a title="Kontak Jodoh" href="http://www.ayonikah.com/?mitra=ilhamas" target="_blank"><img title="banner2" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/banner2.jpg?w=143&#038;h=119" alt="" width="143" height="119" /></a><a title="Menjadi Penulis Sukses" href="http://www.penulissukses.com/?id=ilhamas08" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-265" title="penulissukses" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/penulissukses.jpg?w=119&#038;h=119" alt="" width="119" height="119" /></a></p>
<p>Usai  Jama’ah Sholat Subuh, pak Jamil mendekati Ustadz Jamal, “ Ustadz,  saya seringkali ragu ketika saya bersedekah ke Yayasan-Yayasan Sosial,  apa sedekah saya bisa nyampai kepada yang berhak menerima atau tidak,  karena saya lihat gaya hidup para pengurus Yayasan-Yayasan social itu  cukup bikin geleng kepala, makanya saya lebih suka menyerahkan langsung  kepada anak-anak atau keluarga yang menurut saya layak dibantu, gimana  nih menurut ustadz sikap saya ini ? “ Tanya pak Jamil membuka diskusi  pagi itu.</p>
<p>“ pak Jamil harus bersyukur bisa rutin bersedekah,  karena bersedekah itu pekerjaan yang paling ringan tapi dampaknnya luar  biasa, sedangkan yang menerima sedekah itu beban tanggung jawabnya  sangat besar , tetapi  kalau saya lebih senang kalau sedekah saya  disalahgunakan oleh Ustadz dari pada disalahgunakan oleh anak atau  keluarga yang kurang mampu “. Jawab Ustadz Jamal. “ lho kok gitu sih  Ustadz, pasti sedekah kita gak pernah tepat sasaran kepada yang berhak  dong? “ protes pak Jamil.</p>
<p>“ ya sangat dipastikan gak pernah  selalu nyampai dan gak selalu tepat sasaran , lha wong kita bersedekah  hakekatnya bukan memberi karena kasihan sama mereka kok, karena mereka  tidak akan pernah mampu membalas dengan dengan apapun oleh karena itu  ketika kita sedang bersedekah ketahuilah bahwa kita sedang bertransaksi  dengan Allah SWT, jadi kalau ada orang yang menyelewengkan Zakat,Infaq  dan sedekah kita, maka semakin berbahagilah kita karena seluruh pahala  ibadah orang tersebut buat kita sementara dia hanya gigit jari Cuma  dapat capek saja. Jadi jangan pernah takut kalau kita  bersedekah salah  sasaran “. Tegas ustadz Jamal</p>
<p>“ Tapi kan ustadz, supaya kita  lebih mantap dan percaya secara manusiawi Lembaga-lembaga itu kan harus  memberikan laporan secara transparan dengan memakai auditor yang  terpercaya bila perlu “ Tanya pak Jamil melanjutkan<br />
“  he he he….  Emangnya kalau sebuah Lembaga yang sudah mendapatkan ISO 9001 dengan  Auditor setaraf internasional  itu sudah terjamin keamanahannya dan  tidak pernah melakukan kesalahan, tidak sedikit program-program Lembaga  Keuangan tersebut gagal dan milyaran dananya raib dan semua itu gak  mungkin dilaporkan karena akan mengurangi kepercayaan di masyarakat,  walau dana ZIS itu raib atau diraibkan bukan berarti pahala kebajikan  orang-orang yang mengamanahkan Zakat, Infaq dan sedekahnya di Lembaga  tersebut terputus, tidak, tidak sama sekali. Disinilah letak  tanggungjawab besarnya para actor Lembaga Penerima ZIS tersebut, karena  seluruh Ibadah dan Amal kebajikan mereka akan menjadi tebusannya, gak  enak dan gak gampang  kan jadi pihak penerima dan penyalur ZIS ?.  Demikian juga kalau kita memberikan sedekah di jalanan kepada anak-anaka  itu, apakah tidak diselewengkan? Bisa jadi buat beli rokok atau  ngedrug? Jadi jangan pernah lihat orangnya atau Lembaaganya kalau mau  sedekah tapi Lihatlah Allah dan bertransaksilah denganNYA, pasti  terbalas ! “ Jelas ustadz Jamal.</p>
<p>Sahabat Sukses yang dirahmati Allah SWT,  sebenarnya apa yang mendasari kita  mau bekerja di sebuah Perusahaan, menjadi pegawai  Negeri atau Pegawai   Swasta, menjabat jabatan tinggi atau menengah ? atau bahkan berwira  usaha ? tidak lain dan tidak bukan karena kita telah melakukan TRANSAKSI  JUAL DIRI kita kepada Perusahaan atau Institusi tersebut, karena  transaksi itulah segala apa yang kita kerjakan dihargai atau dibalas  dengan Gaji, Honor atau Bonus. Bagaimana kalau kita bekerja di sebuah  Perusahaan tanpa melakukan transakasi lebih dahulu, akankan perusahaan  tersebut mau membayar kita ?</p>
<p>Demikian halnya, mengapa kita harus  bekerja dengan Allah SWT, seperti melakukan Sholat, Puasa, membayar  Zakat/Sedekah, menunaikan Haji dan seabrek pekerjaan Ibadah dan  Pengabdian lainnya ? ya… karena kita sudah melakukan Transaksi dengan  Allah SWT, bahkan transaksi itu kita lakukan sejak Ruh ditiupkan dalam  diri kita di Rahim ibu kita.</p>
<p>“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu  mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah  mengambil kesaksian ( Traansaksi ) terhadap jiwa mereka (seraya  berfirman): &#8220;Bukankah Aku ini Tuhanmu?&#8221; Mereka menjawab: &#8220;Betul (Engkau  Tuhan kami), kami menjadi saksi&#8221;. (Kami lakukan yang demikian itu) agar  di hari kiamat kamu tidak mengatakan: &#8220;Sesungguhnya kami (bani Adam)  adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (transaksi ini  )&#8221;.(QS.Al-A’raf:172)</p>
<p>Kemudian kalimat transaksi itu kita  sempurnakan dan selalu kita ucapkan berulang kali agar kita tidak lalai  bahwa segala pekerjaan Ibadah dan Amal Shaleh kita selama hidup kita ini  adalah dalam rangka pelaksanaan Transaksi kita kepada Allah SWT, apa  bunyi Transaksi kita itu ? ialah Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH  ( “ tidak  ada satupun aktifitas yang mampu kita lakukan kecuali jika Allah ada  bersama kita “ ) , Kalimat Transaksi inilah yang membuat segala bentuk  aktifitas kita akan bernilai dan dihargai disisi Allah SWT.</p>
<p>Bukankah  orang-orang Kafir / non Muslim sebesar dan sebagus apapun karya dan  kerja mereka, karena mereka tidak mau bertransaksi dengan Allah SWT,  maka segala karya daan aktifitasnya tidak akan bernilai apapun dihadapan  Allah SWT. Karena Allah SWT hanya kan membeli diri dan harta kita  dengan Sorganya bagi kita yang selalu bertransaksi dengan Allah SWT  sampai akhir hayat kita.</p>
<p>“Sesungguhnya Allah telah membeli dari  orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan Sorga ( kesusksesan  tanpa batas ) untuk mereka. Mereka berjuang pada jalan Allah; lalu  mereka membunuh( Berhasil ) atau terbunuh ( gagal ).  janji yang benar  dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih  menepati  janjinya  daripada Allah? Maka bergembiralah dengan  transakasi  jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan  yang besar. (QS. At Taubah : 111)</p>
<p>Oleh itu disetiap akan  melakukan sedekah atau kebajikan lainnya ucapkanlah “ Bismillah, Laa  ilaaha illallah “ , atas nama Allah dan karena Allah saja aku berbuat.</p>
<p>Sahabat,  mari jangan pernah ragu untuk bertransakasi menjual diri dan harta kita  hanya kepada Allah SWT.</p>
<p>Sumber : <a rel="nofollow" href="http://www.rumah-yatim-indonesia.org/" target="_blank">http://www.rumah-yatim-indonesia.org/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=264&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/03/18/transaksi-dengan-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/unicorenetwork.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">unicorenetwork</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/wirausahaonline1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wirausahaonline1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/banner2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">banner2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/penulissukses.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">penulissukses</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DAHSYATNYA ENERGI MAAF</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/25/dahsyatnya-energi-maaf/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/25/dahsyatnya-energi-maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 06:48:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Yatim Indonesia (RYI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[”Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?” (QS. An-Nuur [24]: 22). Sahabat yang diberkahi Allah SWT, kita semua diberikan kesempatan hidup dengan waktu yang amat terbatas, dalam perjalanan hidup kita memiliki menuju 2 Visi, Sukses Dunia dan Sukses Akhirat, perjalanan meraih 2 sukses tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=205&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Science and Sicial Olimpiads XII SMA Darul 'Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI Jombang" href="http://www.sso12.co.cc/" target="_blank"><img title="Logo SSO2" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/logo-sso2.png?w=159&#038;h=119" alt="" width="159" height="119" /></a><a title="Kajian Online Wisatahati Ustadz Yusuf Mansur" href="http://www.wisatahati.com/" target="_blank"><img title="wisata-hati" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/wisata-hati.jpg?w=173&#038;h=104" alt="" width="173" height="104" /></a><a title="Menjadi Wirausaha Online Gratis" href="http://www.ti.co.id/?mitra=ilhamas" target="_blank"><img title="wirausahaonline1" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/wirausahaonline1.jpg?w=141&#038;h=117" alt="" width="141" height="117" /></a><a title="Kontak Jodoh" href="http://www.ayonikah.com/?mitra=ilhamas" target="_blank"><img title="banner2" src="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/banner2.jpg?w=143&#038;h=119" alt="" width="143" height="119" /></a></p>
<p><strong><em>”Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?”</em> (QS. An-Nuur [24]: 22).</strong></p>
<p>Sahabat yang diberkahi Allah SWT, kita semua diberikan kesempatan hidup dengan waktu yang amat terbatas, dalam perjalanan hidup kita memiliki menuju 2 Visi, Sukses Dunia dan Sukses Akhirat, perjalanan meraih 2 sukses tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan jika kita tidak sibuk mengumpulkan beban-beban berat yang harus kita pikul,  Minggu siang, 8 April 2001 di Augusta National Golf Club Georgia, Amerika Serikat, Tiger Woods, Pegolf yang saat itu berusia 25 tahun, menyelesaikan hole ke-18 dengan mengayunkan putter-nya dari jarak 5 meter dan masuk sempurna! Dan para penonton berteriak histeris, “Tiger! Tiger!” melalui kemenangannya ini Tiger Woods mencapai prestasi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun ia telah meraih juara dari empat pertandingan yang amat bergengsi didunia golf internasional.  Ayahnya berkata,”Ketekunan berlatih, tekad kuat untuk meraih kemenangan, tabah mengatasi kekalahan merupakan ciri-ciri Tiger Woods.” Walaupun mengalami diskriminasi dibeberapa klub golf, namun Ayahnya berpesan secara arif “Jangan sampai kau sakit hati dan memupuk dendam. Kau harus mengasihani orang-orang yang masih rasialis.”</p>
<p>Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, yaitu:  Mereka yang sering membuat kita emosional. Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan. Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan. Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya. Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya. Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya.  Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative.</p>
<p>Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal.  Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka.</p>
<p>Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup.  Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain.  Pengampunan itu menyembuhkan. Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat didalam tubuh, dan membiarkan dya hidup mengalir bebas.  Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.</p>
<p>Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, via SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.</p>
<p><em>”Maafkanlah mereka dan lapangkan dada, sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat kebajikan (terhadap yang melakukan kesalahan kepadanya)”</em> (QS. Al-Ma‘idah [5]: 13).</p>
<p>Baca juga QS Al-Baqarah (2): 109, dan Al-Nûr (24): 22.</p>
<p>Rasullulah Saw memberikan bimbingan, <em>“Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan.”</em></p>
<p>Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri, <em>“Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?”</em>.</p>
<p>Jawab Hasan Basri, <em>“Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu.”</em></p>
<p>Sumber : http://www.rumah-yatim-indonesia.org/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=205&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/25/dahsyatnya-energi-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/logo-sso2.png" medium="image">
			<media:title type="html">Logo SSO2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2007/10/wisata-hati.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wisata-hati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/wirausahaonline1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wirausahaonline1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tajwid.files.wordpress.com/2011/03/banner2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">banner2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Disayang Gusti Allah ( Kunci Masuk Kesuksesan adalah Ujian )</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/disayang-gusti-allah-kunci-masuk-kesuksesan-adalah-ujian/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/disayang-gusti-allah-kunci-masuk-kesuksesan-adalah-ujian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 02:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Yatim Indonesia (RYI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Suatu sore terlihat seorang pemuda datang ke seorang kyai. Raut mukanya kusut, pandangannya loyo. Baju bermerk yang ia kenakan tidak bisa menutupi kegelisahan yang ada di kening kepalanya. ”Pusing saya, kyai &#8230;.” ”Kenapa harus pusing ? ” tanya sang kyai. ”Menurut saya, saya tidak pernah berbuat yang aneh-aneh. Saya sholat seperti biasa, shalat malam juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=198&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu sore terlihat seorang pemuda datang ke seorang kyai. Raut mukanya kusut, pandangannya loyo. Baju bermerk yang ia kenakan tidak bisa menutupi kegelisahan yang ada di kening kepalanya.</p>
<p>”Pusing saya, kyai &#8230;.”</p>
<p>”Kenapa harus pusing ? ” tanya sang kyai.</p>
<p>”Menurut saya, saya tidak pernah berbuat yang aneh-aneh. Saya sholat seperti biasa, shalat malam juga saya amalkan. Baca Al Qur’an rutin saya amalkan. Namun&#8230;&#8230;&#8230;. mengapa bisnis saya tertipu, saya tertipu rekan bisnis saya. Saya percayai ia&#8230;namun apa balasannya ? Ia bawa kabur ratusan juta rupiah uang saya ..”<br />
”Ya&#8230;kamu tetap lakukan seperti biasanya, bahkan tingkatkan lagi&#8230;lebih dekatkan lagi sama Gusti Allah&#8230;apa yang terjadi padamu saat ini..merupakan tanda-tanda kamu lagi disayang gusti Allah” jawab sang kyai.</p>
<p>Mendengar jawaban sang kyai, pemuda itupun tambah bengong dan bingung. Logika berfikirnya tidak masuk, namun untuk menanyakan lebih lanjut iapun tidak berani. Dengan kegelisahan yang masih menggelayut di kepalanya iapun pamitan pulang.</p>
<p>Sesampai di rumah, ia pandangi dirinya sendiri di depan cermin, iapun berkata dalam hati&#8230;”menyedihkan&#8230;.”. Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Kalau dulu sisa uang masih bisa ia pergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, lambat laun semakin menipis, hingga pada suatu hari iapun terpaksa memecah celengan, tempat ia kumpulkan koin lima ratus dan seratus rupiah. Dengan tersayat – sayat hatinya iapun terpaksa memecah celengan itu, padahal semula celengan itu hanya sebagai tempat penyimpanan uang recehan yang menurutnya pada saat itu, tidak ada manfaatnya selain sebagai pemberian kepada ”polisi cepe” saat melintas di jalan.</p>
<p>Tahun berganti tahun pemuda ini ia lalui, dalam hari – harinya dalam kesulitan ia selalu terngiang-ngiang kata – kata sang kyai, ” &#8230;lebih dekatkan lagi sama Gusti Allah&#8230;apa yang terjadi padamu saat ini..merupakan tanda-tanda kamu lagi disayang gusti Allah”, iapun terus mengevaluasi diri tentang kekurangan ibadahnya kepada Allah, tidak hanya ibadah lahiriah namun lebih ke aspek batiniah ia sedikit – demi sedikit diperbaiki. Tanpa terasa lambat laun keadaan ekonominya berubah. Uang yang dulu tertipu rekan bisnisnya, telah kembali berlipat – lipat dari kemajuan usahanya.</p>
<p>Suatu saat iapun bersilaturahim kepada kyai yang dulu ia temui. Setelah berbincang sejenak, si pemuda itupun berkata kepada kyai.<br />
”Alhamdulillah kyai, dari pengalaman saya tertipu rekan bisnis saya yang dulu saya bisa belajar tentang bersyukur, rama kyai &#8230;.”<br />
” O&#8230;begitu, alhamdulillah&#8230;” jawab kyai.</p>
<p>” Coba kalau saya tidak tertipu, saya tidak bisa merasakan arti sejumlah recehan yang dulu saya remehkan&#8230;rama kyai. Saat dalam kekurangan&#8230;uang recehan itu ternyata begitu berarti&#8230;., saya bisa merasakan betapa sesuatu yang sangat remeh menurut anggapan kita&#8230;ternyata berharga sekali&#8230;dan saya yakin, masih banyak rekan – rekan saya yang bernasib dibawah saya.”</p>
<p>” alhamdulillah&#8230;berarti kamu sudah bisa merasakan arti syukur&#8230;.terus, kamu kesini kok, pakai mobil butut&#8230;padahal duit kamu kan sudah banyak&#8230;jangan – jangan kamu malah ngga bersyukur ”, tanya kyai dengan senyuman.</p>
<p>”Bukan begitu rama kyai, insya allah saya bisa beli mobil yang jauh lebih mewah&#8230;.tapi saya takut rama kyai&#8230;. saya selalu berdo’a, ”Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, tetapi jangan Engkau menjadikannya dalam hati kami&#8230;.”, makanya saya berusaha lebih sederhana rama kyai..”</p>
<p>Mendengar jawaban pemuda, kyai pun tersenyum agak lebar, kemudian berkata, ”alhamdulillah&#8230;semoga banyak pemuda yang berprinsip sama seperti kamu&#8230;..namun, kamu juga harus hati – hati, tanyakan dalam hatimu&#8230;.sikapmu itu&#8230;karena tulus, atau karena ”ingin dianggap sederhana&#8230;..ingin dianggap zuhud&#8230;.”</p>
<p>Ketika mendengar uraian sang kyai yang terakhir, ”&#8230;ingin dianggap sederhana&#8230;..ingin dianggap zuhud&#8230;.”, hati pemuda itupun bergetar&#8230;., iapun lantas menunduk, lantas berkata, ”ya&#8230;rama kyai&#8230;saya masih harus belajar &#8230;.”.</p>
<p>Sahabat……</p>
<p>Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,<br />
Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata para pakar,</p>
<p>SUKSES adalah KITA!<br />
Karena kesuksesan terbesar ADA pada DIRI KITA SENDIRI.</p>
<p>Bagaimana Kita tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itulah sukses pertama Kita!</p>
<p>Bagaimana Kita bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Kita kedua&#8230;</p>
<p>Ketika Kita ke sekolah bahkan bisa menikmati studi sarjana, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Kita ketiga&#8230;.</p>
<p>Ketika Kita mempunyai pekerjaan, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah sukses Kita keempat&#8230;.</p>
<p>Ketika Kita masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Kita yang kelima&#8230;</p>
<p>Sukses terjadi setiap hari, namun Kita tidak pernah menyadarinya. ..</p>
<p>Saya sangat tersentuh ketika menonton film &#8220;Click!&#8221; yg dibintangi Adam Sandler, &#8220;Family comes first&#8221; (dahulukan keluarga) , begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal.</p>
<p>Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak &amp; istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya&#8230;</p>
<p>Sukses selalu dibiasakan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.</p>
<p>Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump &amp; resort mewah di Karibia&#8230;</p>
<p>Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati &amp; bersyukur atas setiap detik kehidupan Kita,</p>
<p>Pada saat Kita gembira, Kita gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Kita sedih, Kita sedih sepenuhnya, setelah itu Kita sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.</p>
<p>Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, saleh &amp; selalu rendah hati.</p>
<p>Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan dan kekurangan Kita apa adanya dengan penuh syukur.</p>
<p>Pernahkah Kita menyadari?</p>
<p>Kita sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Kita sebenarnya membeli rumah dari waktu Kita.</p>
<p>Ya, Kita mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Kita dapatkan dari membarter waktu Kita, Kita menjual waktu Kita dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll.</p>
<p>Aset terbesar Kita bukanlah rumah/mobil Kita, tapi diri Kita sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh.</p>
<p>Semakin berharga diri Kita, semakin mahal orang mau membeli waktu Kita.</p>
<p>Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung Desem Waringin bisa mencapai 100 juta!!!</p>
<p>Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods &amp; Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa.</p>
<p>Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun.</p>
<p>Beginilah hidup di Dunia yang sejenak ini, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita &amp; akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja.</p>
<p>Kita juga sudah sadar semuanya tentang hidup ini namun masih lebih suka mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Kita yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Kita, memeluk hangat suami / istri / kekasih Kita, mengatakan &#8220;I love you&#8221; kepada org2 yang Kita cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Kita.</p>
<p>****</p>
<p>Sumber : http://www.rumah-yatim-indonesia.org/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=198&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/disayang-gusti-allah-kunci-masuk-kesuksesan-adalah-ujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf, Jangan Bantu Aku ( inilah bukti penyesalanku )</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/maaf-jangan-bantu-aku-inilah-bukti-penyesalanku/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/maaf-jangan-bantu-aku-inilah-bukti-penyesalanku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 02:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Yatim Indonesia (RYI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Sahabat Facebooker Rumah Yatim Indonesia yang dicintai Allah, Selamat bergabung dengan Grup Istana Sorgaku dari Rumah Yatim Indonesia dan Terima kasih kepada para Sahabat yang telah mengundang/invite temen2nya, semoga Grup yang kita bangun bersama ini akan menjadi sarana untuk saling menasehati dan memberi solusi atas segala persoalan hidup kita bersama dan ummat-ummat lain yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=196&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, Sahabat Facebooker Rumah Yatim Indonesia yang dicintai Allah, Selamat bergabung dengan Grup Istana Sorgaku dari Rumah Yatim Indonesia dan Terima kasih kepada para Sahabat yang telah mengundang/invite temen2nya, semoga Grup yang kita bangun bersama ini akan menjadi sarana untuk saling menasehati dan memberi solusi atas segala persoalan hidup kita bersama dan ummat-ummat lain yang membutuhkan pertolongan kita, amin, selamat mengundang.</p>
<p>*****</p>
<p>Jalannya tertatih menapaki beberapa anak tangga masjid, di setiap anak tangga ia berhenti untuk mengambil nafas panjang. Wajahnya menyeringai setiap kali kakinya menapaki anak tangga, lenguhan nafasnya lumayan terdengar dari jarak beberapa meter. Namun dari bibirnya selalu keluar kalimat “Allahu Akbar”. Dan ucapan “Alhamdulillah” penuh perasaan spontan keluar dari lelaki tua itu setelah anak tangga terakhir berhasil dicapainya. Matanya berbinar, wajahnya berseri sambil melangkah perlahan memasuki ruang utama masjid.</p>
<p>Ia pun mengambil posisi di sisi dinding serambi masjid untuk melaksanakan sholat sunnah sebelum sholat fardhu. Tubuhnya gemetar sepanjang ia berdiri, mungkin alasan itulah ia memilih posisi di sisi dinding agar bisa berpegangan jika hendak bangun dari sujud atau duduk untuk berdiri lagi. Demikian adanya yang terjadi, kakinya gemetar menahan tubuhnya, sedangkan ia harus bersusah payah saat harus berdiri lagi. Sebuah perjuangan tengah dipertontonkan oleh lelaki tua itu, mata ini tak ingin lepas dari gerak-geriknya yang semakin memikat.</p>
<p>Tak sesederhana yang tampak sekilas dari perjuangan sholat yang tengah diperagakan lelaki tua itu. Mulai dari cara ia berjalan memasuki halaman masjid, kemudian tertatih sambil meringis menapaki satu persatu anak tangga, dilanjutkan sholat sunnah di sisi dinding sambil kaki terus gemetar. Nafasnya tersengal menjalani semua itu, bagaikan seorang yang tengah memanggul beban berat di pundaknya yang sama sekali tak bisa ia lepaskan namun harus tetap dipikul beban itu. Kasihan, perasaan ini yang akhirnya terbersit di benak.</p>
<p>Sesaat sebelum iqomat berkumandang, saya mendekati lelaki tua ini. Setelah berbasa-basi, berkenalan dan mencoba mengakrabinya, saya menyampaikan rasa iba saya kepadanya dan menyarankan untuk sholat sambil duduk saja jika memang tak kuat untuk berdiri.</p>
<p>Seketika matanya menatap saya tajam tepat ke arah mata saya. Merasa bersalah saya mengeluarkan kata-kata itu kepadanya. “Maaf pak bila kata-kata saya salah, saya hanya…”</p>
<p>Lelaki tua itu segera menepuk pundak saya dan berkata, “Anak muda… saya memaksakan diri berjalan tertatih-tatih dari rumah ke masjid, memaksakan diri sambil menahan sakit menaiki anak tangga satu persatu, memaksakan diri untuk tetap berdiri dalam sholat saya agar Allah tahu betapa menyesalnya saya yang telah menyia-nyiakan masa muda dengan tidak banyak beribadah…”</p>
<p>“Waktu masih gagah seperti Anda, saya tidak banyak belajar agama apalagi menjalankannya. Banyak perintah Allah saya abaikan, sholat hampir selalu saya tinggalkan. Sekarang sudah setua ini saya baru sadar betapa nikmatnya beribadah dan berdekatan dengan Allah. Karenanya, saya abaikan rasa sakit dan letih ini untuk terus sholat dan memerbanyak ibadah lainnya. Saya… hanya ingin Allah melihat saya menyesal telah mengabaikan Dia selagi saya muda” matanya masih menatap saya yang tertunduk.</p>
<p>Iqomat pun berkumandang, ia menolak untuk saya bantu berdiri. Saya jadi malu sendiri, bukan kepada lelaki tua itu, melainkan pada diri sendiri yang masih gagah namun belum maksimal beribadah. Malu kepada Allah yang masih memberikan saya kemampuan untuk banyak beribadah. Astaghfirullah…</p>
<p>&#8220;Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa &#8221; (QS.Ali Imron 3:133)</p>
<p>Sahabat……., tak ada kata telat bagi Allah untuk menerima taubat kita, justru Allah sangat sangat rindu dan sangat-sangat bahagia ketika kita berjuang dengan segala keterpaksaan meninggalkan segala bentuk bentuk khilaf dan dosa yang masih sangat susah untuk kita tinggalkan, jangan pula merasa sudah sempurna dengan segala amal yang telah kita kerjakan, maka rasa harap dan takut kita kepada Allah harus senantiasa kita semai dan kita rawat.<br />
Bersama Rumah Yatim Indonesia mari kita semai segala bentuk kebajikan dan kita tinggal segala bentuk maksiat dan dosa.</p>
<p>*******<br />
Undang (invite) teman-teman Facebook Anda ke Salah satu Grup ISTANA SORGAKU yang anggotanya masih dibawah 4000,minimal 10 teman Anda maksimal terserah Anda atau suggest (usulkan ) teman-teman Anda untuk berteman ke Akun Rumah Yatim Indonesia yang anda ikuti, selalu dan terus menerus lakukan hal ini selagi Anda punya kesempatan berfacebook.</p>
<p>Berpartisipasi menjadi donatur dalam program yang kami tawarkan setiap bulannya, minimal Rp.10.000,- makasimal sesuai kemampuan Anda</p>
<p>Salurkan Zakat. Infaq/Sedekah, Nazar dan Wakaf Anda ke Rumah Yatim Indonesia via Rekening atau datang langsung ke unit-unit kegiatan RYI jika ada kesempatan</p>
<p>Ajak juga Sahabat dan Keluarga Anda untuk menyalurkan Zakat. Infaq/Sedekah, Nazar dan Wakaf Anda ke Rumah Yatim Indonesia</p>
<p>Info lebih lengkap http://www.rumah-yatim-indonesia.org/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=196&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/maaf-jangan-bantu-aku-inilah-bukti-penyesalanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JANGAN MERASA PALING SUCI</title>
		<link>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/jangan-merasa-paling-suci/</link>
		<comments>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/jangan-merasa-paling-suci/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 01:56:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goes Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Yatim Indonesia (RYI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tajwid.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS, al-Hujurat [49]: 13) Dua orang laki-laki bersaudara . Mereka sudah yatim piatu sejak remaja. Keduanya bekerja pada sebuah pabrik kecap . Mereka hidup rukun , dan sama-sama tekun belajar agama. Mereka berusaha mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=194&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS, al-Hujurat [49]: 13)</p>
<p>Dua orang laki-laki bersaudara . Mereka sudah yatim piatu sejak remaja. Keduanya bekerja pada sebuah pabrik kecap .</p>
<p>Mereka hidup rukun , dan sama-sama tekun belajar agama. Mereka berusaha mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin.</p>
<p>Untuk datang ke tempat pengajian, mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah Sang Ustadz. Jaraknya sekitar 10 km dari rumah peninggalan orangtua mereka.</p>
<p>Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, jabatannya naik, dia menjadi kepercayaan sang direktur. Dan tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki. Dia mendapatkan bonus karena omzet perusahaannya naik.</p>
<p>Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik akhlaknya.</p>
<p>Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo’a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do’anya itu.</p>
<p>Sementara itu, sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, maka sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.</p>
<p>Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia dia teringat bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat dia berdo’a, menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo’a.</p>
<p>Lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo’a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, ” Dik, sesungguh ketidak mampuan kita menghapal quran, hadits dan bacaan doa. bisa jadi karena hati kita kurang bersih.. “</p>
<p>Sang adik Mengangguk, hatinya terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.</p>
<p>Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do’anya tak pernah terkabul.</p>
<p>Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do’a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do’a untuk guru mereka, do’a selamat dan ada kalimah di akhir do’anya:</p>
<p>“Ya, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,<br />
Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do’a kakak ku,<br />
Jadikan Kakakku selalu dalam lindungan dan cinta-Mu,<br />
Bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku<br />
didunia dan akhirat.”</p>
<p>Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya. Dia telah salah menilai adiknya. Tak disangka ternyata adiknya tak pernah sekalipun berdo’a untuk memenuhi nafsu duniawinya dan ternyata keberhasilan sang kakak tak luput dari ketekunan do’a adiknya.</p>
<p>Sahabat, Kekayaan, kemiskinan, kebaikan, keburukan dan setiap musibah yang menimpa manusia merupakan ujian dari Allah swt. yang diberikan kepada hambanya. Itu semua bukan ukuran kemuliaan atau kehinaan seseorang. Janganlah bangga karena kekayaan dan janganlah putus asa karena kemiskinan.</p>
<p>” Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah BERITA GEMBIRA KEPADA ORANG-ORANG YANG SABAR, “ (Q.S.Al-Baqoroh 155 ).</p>
<p>Seringkali kita mengukur kedekatan kita kepada Allah SWT adalah karena terpenuhinya segala permintaan duniawi yang sering kita mohonkan dalam do’a-do’a kita.</p>
<p>Cobalah kita lihat orang yang sedang jatuh cinta atau bisa jadi kita sendiri pernah jatuh cinta kepada seseorang. Wajahnya selalu terbayang, canda tawanya serta tingkahnya selalu terkenang. Mau tidur ingat dia, mau makan ingat dia, mau mandi ingat dia bahkan kita sedang sholatpun ingat dia, surat cintanya atau sms nya kita selalu baca berkali-kali dan kita simpan dengan sangat rapi ketika ingat dia kita baca lagi surat cinta atau sms itu, hari-harinya selalu ingin bertemu, tidak ketemu sehari saja rasanya setahun. Padahal belum tentu dia akan menjadi milik kita. Masya Allah.</p>
<p>Pernahkah kita merasakan jatuh cinta kepada Allah ? Dia yang memberi nafas kita setiap detik, memberi berbagai makanan yang kita suka, memberi mata yang dengan itu kita bisa melihat indahnya dunia, memberi tangan yang membuat kita bisa berkarya, memberi kecerdasan yang membuat kita mampu berinovasi dan berkreasi dan memberi segala macam kebutuhan kita tanpa meminta imbalan sedikitpun, adakah semua itu kita rasakan ? mengapa kita tidak jatuh cinta kepadaNYA ? sejauh mana bukti cinta kita kepadanya ?</p>
<p>114 surat cintaNYA seberapa sering kita baca dan kita renungkan ? 114 surat kasihnya adakah pernah kita balas ? Panggilan AdzanNYA sesegera apakah kita menghadap ? tergetarkah hati kita dan gembirakah hati kita ketika mendengar panggilanNYA ? bandingkan dengan kita kalau dipanggil atasan kita atau dipanggil presiden ?</p>
<p>Yach, ada 114 SURAT CINTA yang telah dikirimkan kepada kita dan telah sampai kepada kita, kapan kita akan mau balas ?</p>
<p>http://www.rumah-yatim-indonesia.org/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tajwid.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tajwid.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tajwid.wordpress.com&amp;blog=1985783&amp;post=194&amp;subd=tajwid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-rating-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tajwid.wordpress.com/2011/02/15/jangan-merasa-paling-suci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef09d0fdfb5be6f55e336a951a4808b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak I-AM</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
